
Helikopter Ringan Fennec (foto: Helidreams)
JAKARTA. PT Dirgantara Indonesia bakal mengembangkan doa Helikopter NBO baru menggantikan UNTUK 105 Yang Berakhir produksinya bakal Tahun ini. Pengembangan doa Helikopter Jenis ITU merupakan hasil Kerjasama DENGAN PERUSAHAAN asal eropa, Eurocopter.
Juru Bicara PT Dirgantara Indonesia, Rakhendi Triyatna mengatakan doa Helikopter Yang Akan diproduksi masih sejenis Helikopter NBO-105 DENGAN. Kedua Jenis Helikopter Yang Akan diproduksi adalah Fennec murah Ecuirrel. "Kami Sudah menandatangani Kerjasama Lanjutan DENGAN Eurocopter minggu hari lalu," kata Rakhendi, Senin (4 / 7).
Rakhendi mengatakan Produksi NBO-105 Yang Berakhir Tahun ini juga bekerjasama DENGAN Eurocopter Sejak 1976. Hingga tahun 2011, PT Dirgantara Indonesia memproduksi 123 unit yang Sudah NB 105. Dirgantara Indonesia juga bekerjasama DENGAN Eurocopter Sejak 1982 UNTUK cara membuat Helikopter Super Puma.

Helikopter Ringan Ecuirrel (foto: Wiki)
Selain ITU, mereka juga bekerjasama Dalam, memproduksi Helikopter EC 725 murah EC225, namun Dirgantara Indonesia Hanya cara membuat badan murah Helikopter ekor. Sedangkan perakitannya dilakukan oleh Eurocopter di Prancis.
Produksi doa Helikopter terbaru MENURUT Rakhendi bertujuan memenuhi kebutuhan pasar UNTUK di Dalam, Negeri terutama UNTUK TNI. Demikian juga doa Helikopter DENGAN terbaru Yang Akan diproduksi memenuhi kebutuhan menurutnya Akan Baik TNI pasar atau SAR. "Selain kebutuhan UNTUK Dalam, Negeri, Helikopter Yang Akan diproduksi juga dipasarkan ke Negara tetangga," kata Rakhendi.
Rakhendi Berharap doa Produksi Jenis Helikopter terbaru dapat dilakukan secepatnya. Namun dialog belum Bisa memastikan Selamat KARENA DENGAN dilakukan pembicaraan Yang masih Tahap Awal Eurocopter.
Kepala Pusat Komunikasi Publik (Kapuskom) Bambang S Ervan mengatakan Dirgantara Indonesia Sudah pasti mempertimbangkan pasar doa Jenis Helikopter Dari Yang Akan terbaru diproduksi. Namun jika ITU Helikopter NBO merupakan pengembangan Dari 105, Maka menurutnya Akan DENGAN Cocok kebutuhan pasar di Indonesia. "Selain kebutuhan TNI UNTUK murah SAR, Bisa juga dipergunakan oleh PERUSAHAAN Pertambangan murah kebutuhan pesawat charter," kata Bambang.
( Kontan )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar